BKI FUDA IAIN SMH BANTEN

Biarkan Cinta Bertakhta Pada Masanya

Tinggalkan komentar

img_20161125_092331

Tias Tatanka sedang memaparkan materi

Salah satu komunitas bungsu BKI mengadakan acara talkshow sekaligus open house di aula fuda lt. 3 pada tanggal 25 November 2016, dengan menggandeng narasumber yang sangat luar biasa: Tias Tatanka.

Akui ketua ISC sendiri, pada awalnya acara tanggal 25 November 2016 itu adalah untuk open recruitment keanggotaan ISC, tetapi selama rapat berlangsung ada salah satu pendapat yang menyatakan: bagaimana open recruitment ini berbeda dengan oragnisasi-organisasi yang lain, lalu tercetu lah  ide untuk melakukan talkshow agar acara open recruitment ini tidak biasa, tetapi menjadi luar biasa.

Karena acara ini terbuka untuk umum, masa yang hadir pun dari berbagai kalangan. Dari  mahasiswa/i dari Cilegon sampai mahasiswa/I BKI itu sendiri. Panitia sempat menyesalkan dengan sedikitnya pendaftar dari jurusan BKI, karena fokus dari acara ini adalah untuk memperkenalkan komunitas ini ke mereka, tetapi rasa sesal itu terbayar lunas dengan banyak pendaftar dari luar BKI.

Acara dimulai pada jam 08.00 waktu setempat dengan diawali dengan kebiasaan orang Indonesia terlambat. Walau begitu, pada jam 08.30 pembukaan dimulai.

Acara selanjutnya adalah pemaparan materi dari Tias Tatanka yang membahas seputar cinta yang sesuai syariat Islam. Beliau mengawalinya dengan perkenalan terlebih dahulu dan memberi tahu perjalanan cintanya yang sangat luar biasa dan memotivasi kaum muda.

Masalah itu fitrah, biarkan masalah bertakhta pada masanya” itulah sepenggal ungkapan dari pemateri yang bisa kita ambil pelajaran. salah satu pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari pemateri ialah dari cara bagaimana beliau menyikapi rasa cinta itu sendiri.

Ketika muda, beliau sudah pasti merasakan cinta dan yang membedakannya adalah beliau lebih memilih untuk menuangkan rasa cinta itu dalam sebuah pena (ketimbang pacaran) yang membuatnya menjadi seorang penulis professional. Karena menurutnya pacaran hanya membuang-buang waktu sedangkan cinta adalah fitrah.

img-20161128-wa0036

Foto bagian atas adalah beberapa panitia ISC dan tamu undangan, dari kiri ke kanan: Sigit Rahmayadi (kabid biroqi), Al-asy’ari (tamu undangan), Dede Suherly (penasehat ISC), Cepi Hermawan (tamu undangan), Dede Nurwan (ketua umum ISC), Dede Ary (kabid syi’ar)

Di akhir acara, panitia tidak melupakan tujuan awal dari acara ini, dengan durasi sekitar 30 menit diawali dengan perkenalan visi-misi komunitas sampai perkenalan panitia-panitia ISC. ISC merupakan komunitas yang bertujan untuk menambah wawasan keislaman mahasiswa BKI, tidak hanya wawasan keislaman tetapi ISC berharap mahasiswa BKI bisa mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-sehari agar sesuai dengan kata terakhir di jurusan ini.

Penulis: bellahmjbki

Mahasiswa BKI, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s