BKI FUDA IAIN SMH BANTEN

Pekan Pemutaran Film Dokumenter Eagle Award Metro TV

Tinggalkan komentar

Proposal oleh Covie (Counseling Movie HMJ Bimbingan Dan Konseling Islam), didukung oleh Laboratorium Bantenologi IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Serang.

06

Latar belakang

Film merupakan salah satu tontonan yang banyak disukai oleh masyarakat karena di dalamnya terdapat unsur-unsur nilai yang dapat dijadikan bahan pelajaran bagi penontonnya. Pada dasarnya film merupakan gabungan dari audio, gambar atau visual yang telah melalui beberapa tahapan dari produksi film seperti dari shooting sampai editing.

Ada banyak jenis film yan gtelah membentuk identitas pada komposisi film. Salah satunya adlah film dokumenter. Film dokumenter adalah perkembangan dari konsep film non fiksi yang di dalamnya terkandung subyektifitas pembuatnya. Artinya, apa yang direkam memang berdasar fakta yang ada, namun dalam penyajiannya produser bisa mengembangkan ide dari berbagai sudut pandang sehingga film dokumenter mampu memiliki daya tarik bagi penonton.

Film dokumenter pada saat ini telah mampu menghasilkan tontonan yang tidak menjenuhkan baik dari aspek sinematofrafi maupun tema yang diangkatnya. Misalnya film dokumenter “Jogja Needs Hero” karya Fajar Nugroho. Film ini bercerita tentang sosok pahlawan  yang diharapkan hadir dalam kepanikan masyarakat Jogja terhadap badai bencana yang sering datang. Hal ini berbeda dengan film dokumenter era 90-an yang hanya bercerita tentang satwa langka, perburuan hewan predator mencari mangsanya sehingga film dokumenter terkesan menjenuhkan.

Salah satu ajang bergengsi film dokumenter di Indonesia adlaah Metro TV Eagle Award Documentary Competition. Ajang ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 2005 dan sampai saat ini masih diadakan. Dari ajang ini lahir film-film dokumenter yang berbobot dengan beragam tema yang diangkat. Ajang ini pun telah berkontribusi besar bagi perkembangan film dokumenter di Indonesia.

Provinsi Banten sebagai provinsi yang dekat dengan ibu kota Jakarta pada kenyataannya terkesan kurang diminati dan terkesan bukanlah tempat bagi berkembangnya industri kreatif. Padahal, di Provinsi Banten telah lahir banyak talenta muda yang mampu berkarya di dunia perfilman, seperti lahirnya komunitas film yang berbasis masyarakat umum, pelajar, maupun mahasiswa. Cremov Pictures misalnya. Komunitas film ini telah menghasilkan 19 karya film di antaranya film Perempuan Lesung, Ki Wasid, dan Jawara Kidul. Kemudian ada rumah produksi The Way Production yang telah menghasilkan karya film berjenis iklan pariwisata di Provinsi Banten, yaitu The Seven Wonders, film pendek bergenre comedy Di Balik Doa Mamen, dan film doku-drama dengan judul Munajat Syafii. Selain itu, ada juga komunitas film yang berbasis mahasiswa seperti Counseling Movie (COVIE) yang salah satu karyanya yaitu film semi dokumenter dengan judul Kitab Kuning Kitab Kehidupan menjadi pemenang dalam kategori Ide Terbaik dan Juara II Kategori Umum. Selain itu, COVIE juga telah memproduksi film pendek seperti Silat Man dan Pemulung Iman.

Film-film pemenang Metro TV EADC tentu memiliki kualitas yang sangat baik, mulai dari segi sinematografis maupun tema-tema yang diangkatnya. Oleh karena itu, dalam pandangan kami, film-film tersebut penting sebagai bahan pembelajaran dan pemacu kreatifitas khususnya bidang perfilman dokumenter. Seiring kreatifitas perfilman di Provinsi Banten yang mulai menggeliat baik di tingkat pelajar, mahasiswa, maupun umum, maka penyelenggaraan kegiatan “Pekan Film Dokumenter Metro TV Eagle Award Documentary Competition” diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan perfilman di Provinsi Banten ke arah yang lebih baik.

Covie HMJ Banten sangat berterima kasih kepada Laboratorium Bantenologi dan Jurusan BKI FUDA IAIN SMH Banten yang sangat mendukung rencana ini sehingga proposal dan audiensi ke Eagle Institute telah dilaksanakan (foto-foto kegiatan dapat dilihat di sini). Kini kami sedang menggodok teknis pelaksanaan kegiatan ini. Dukung kami ya kawan-kawan!

Penulis: bkiiainbanten

Ini adalah blog tidak resmi dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Dakwah Dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s