BKI FUDA IAIN SMH BANTEN

Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Dan Strategi Pencapaian Jurusan BKI FUDA IAIN SMH Banten 2012-2022

Tinggalkan komentar

Visi

Visi Prodi BKI FUDA IAIN SMH Banten adalah, “Menjadi program studi yang unggul dan istimewa dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam bidang ilmu bimbingan dan konseling Islam di Indonesia dalam 10 tahun (2012-2022).”

Penjelasan

Visi ini sangat jelas. Prodi BKI adalah entitas yang “berjiwa” dan beridentitas otonom, berupaya meraih keunggulan dan keistimewaan bagi dirinya sendiri, lalu memberikannya kepada civitas akademik dan pihak-pihak yang terkait dengannya. Keunggulan Prodi BKI mewujud dalam reputasi baiknya pada tingkat nasional (2017) dan internasional (2022), sedangkan keistimewaannya terwujud pada upaya integrasi kemodernan dengan keislaman.

Keunggulan dan keistimewaan tersebut mengejawantah baik dalam kurikulum yang memadukan teori bimbingan dan konseling modern dengan teori yang digali dari khazanah Islam, tradisi nusantara, dan tradisi lokal (Banten); di dalam produk Prodi BKI seperti laporan hasil penelitian, laporan hasil pengabdian masyarakat, buku, dan artikel; juga di dalam kegiatan lain seperti seminar, workshop, ceramah umum, dan diskusi yang dilaksanakannya.

Visi ini beroperasi secara simultan mendorong dosen dan mahasiswa untuk meraih prestasi pada tingkat nasional dan internasional, dan selanjutkan prestasi dosen dan mahasiswa tersebut juga semakin memperjelasnya.

Visi ini sangat realistik karena memperhatikan faktor pendukung internal dan eksternal.

Faktor-faktor internal yang mendukung sebagai berikut:

  1. Prodi BKI memiliki 1 dosen tetap bergelar guru besar, 1 bergelar doktor, dan 8 bergelar magister (4 di antaranya sedang melanjutkan studi S3), serta didukung oleh dosen-dosen dengan kompetensi tinggi yang homebase-nya di prodi-prodi lain di bawah FUDA maupun IAIN SMH Banten namun aktif mengajar dan membimbing mahasiswa Prodi BKI karena memiliki keahlian yang relevan dengan ilmu yang dikembangkan di Prodi BKI.
  2. Memiliki fasilitas gedung kuliah sendiri, Laboratorium dan Pusat Kajian BKI, Laboratorium Multimedia, Laboratorium Radio, dan Laboratorium TV, sehingga pendidikan dan pengajaran, pelatihan skill mahasiswa, dan penelitian dapat dilakukan secara kondusif.
  3. Makin dikenal dan diterimanya bench mark-nya sebagai pengembang keilmuan bimbingan, penyuluhan, dan konseling pada setting sosial oleh lembaga penyelenggara layanan bimbingan dan konseling baik pemerintah maupun swasta.
  4. Antusiasme lembaga penyelenggara layanan bimbingan dan konseling, baik pemerintah maupun swasta (user/employer) untuk meningkatkan kerja sama dengan Prodi BKI mulai dari praktikum mata kuliah, praktikum profesi lapangan, hingga laboratorium.
  5. Mahasiswa dan alumni Prodi BKI mampu menunjukkan kompetensinya sebagai pembimbing, penyuluh, dan konselor pada lembaga pemerintah maupun swasta atau mengembangkan lembaga sendiri.

Sebagai faktor pendukung eksternal adalah keberadaan Prodi BKI di Kota Serang, ibu kota Provinsi Banten yang sedang berkembang pesat. Problem aktualisasi potensi dan kekuatan daerah di satu sisi, yang diiringi mengatasi dampak negatif dari kemajuan di sisi lain, seperti stres karena kemacetan, broken home, penyalahgunaan teknologi, penyalahgunaan narkoba, kesenjangan ekonomi antara pendatang dan penduduk asli, minimnya tingkat pendidikan, tumbuhnya bisnis prostitusi dewasa dan anak di bawah umur yang rentan akan kekerasan dan penularan penyakit, adalah segelintir contoh problem masyarakat yang perlu dikaji solusinya. Dalam konteks ini, Prodi BKI menempati posisi strategis sebagai institusi yang mengkaji solusi masalah-masalah tersebut sekaligus mendidik mahasiswa/alumni yang profesional, kompeten, dan berintegritas dalam mengimplementasikannya.

Selain itu, visi, misi, tujuan, dan sasaran Prodi BKI sangat realistik juga dikarenakan pencapaiannya dibagi dalam dua tahap, yaitu 2012-2017 dan 2017-2022.

 

Misi

Misi Prodi BKI adalah:

  1. Menyelenggarakan pendidikan program Stata 1 yang mencetak akademisi yang kompeten sebagai pembimbing dan konselor muslim profesional melalui proses yang kualitasnya terjamin.
  2. Melakukan penelitian pada rumpun ilmu bimbingan dan konseling Islam yang mengintegrasikan prinsip dan khazanah Islam dengan teori keilmuan modern.
  3. Memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang mencerahkan dan menceriakan dengan menggunakan pendekatan dan teknik ilmu bimbingan dan konseling Islam.
  4. Menjalin hubungan kerja sama dengan lembaga pemerintah atau non pemerintah yang menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling.

Penjelasan

Misi pertama sangat jelas.

Misi kedua dilatarbelakangi oleh asumsi bahwa al-Quran, hadis, khazanah pemikiran Islam, dan tradisi lokal dan nasional memuat banyak teori, teknik, dan pendekatan yang jika diintegrasikan dengan teori, teknik, dan pendekatan bimbingan dan konseling modern maka akan dapat memperkaya, memberi terobosan, dan menjelaskan hal-hal baru yang istimewa bagi rumpun ilmu bimbingan, penyuluhan, dan konseling.

Misi ketiga artinya pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Prodi BKI dapat “mencerahkan”, yakni membimbing dan mengarahkan masyarakat kepada pemahaman yang benar pada aspek rasional, dan “menceriakan” yakni membimbing orang lain kepada perilaku yang sehat pada aspek emosional dan spiritual.

Misi keempat sangat jelas.

 

Tujuan

Tujuan Prodi BKI adalah:

  1. Menyiapkan sarjana S1 yang kompeten sebagai pembimbing, penyuluh, dan konselor muslim profesional melalui proses pembelajaran yang kualitasnya terjamin.
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan karya penelitian dalam rumpun ilmu bimbingan dan konseling Islam yang mengintegrasikan prinsip Islam dengan teori keilmuan modern.
  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat yang berkontribusi dalam memecahkan problema dan mengembangkan masyarakat dengan pendekatan ilmu bimbingan dan konseling Islam.

Membangun kerja sama dengan lembaga pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling.

 

Sasaran Dan Strategi Pencapaian

Empat tujuan Prodi BKI diturunkan menjadi sasaran yang konkret dan terukur secara kuantitatif; strategi pencapaian yang jelas dan realistis; dan monitoring serta evaluasi pencapaian yang berkelanjutan. Hasil Rapat Dosen Prodi BKI tersebut selanjutnya disampaikan dalam Rapat Kerja Fakultas Ushuluddin, Dakwah, dan Adab, serta diejawantahkan menjadi Rencana Operasional Prodi BKI untuk setiap tahun berjalan.

Sasaran tersebut secara umum sebagai berikut:

No. Sasaran 2012-2017 Program Strategis Pencapaian
1 Tersusunnya silabus semua mata kuliah, dan pedoman teknis ujian akhir, penulisan karya ilmiah, dan praktikum profesi lapangan (PPL). 1.    FUDA menyelenggarakan workshop penyelarasan kurikulum, penyusunan silabus.

2.    Rapat dosen tentang evaluasi dan harmonisasi silabus.

Tercapai.

Pada 2012 silabus Prodi BKI bersama prodi lain tersusun dan terdokumentasi di dalam Silabus Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah; sedangkan harmonisasi silabus dilakukan pada mata kuliah kompetensi utama; ada pedoman ujian akhir dan PPL.

Tersusunnya kurikulum yang dinamis dan relevan dengan profil alumni. 1.    Mengikuti pelatihan spesifikasi prodi

2.    Mengikuti workshop penyusunan KKNI.

3.    Mengikuti temu kolegial Pengelola Prodi BPI/BKI/BK nasional

Tercapai.

Pada 2014 tersusun KKNI IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk semua prodi dan dilakukan perbaikan minor pada 2015.

90% mahasiswa lulus dengan IPK di atas 3.00. 1.    Monitoring dan evaluasi perkuliahan lewat absensi dosen dan mahasiswa.

2.    Bimbingan individual bagi mahasiswa yang IPK sementaranya kurang dari 3.00.

Tercapai.

Pada April 2016, 82/84 (97%) alumni meraih IPK di atas 3.00.

 

25% mahasiswa lulus dengan predikat cumlaude 1.    Memberikan reward bagi mahasiswa yang mendapat IP 4.00 per semester. Tercapai.

Alumni 2013: 3 dari 9  (33%) dengan IPK di atas 3.5

Alumni 2014: 5 dari 13 (38%) dengan IPK di atas 3.5

Alumni 2015: 12 dari 47 (25%) dengan IPK di atas 3.5

Tiyas Yasinta menjadi wisudawan terbaik IAIN SMH Banten smt genap 2015 dan Herli Rusmiyati menjadi wisudawan terbaik smt ganjil 2015.

100% alumni lulus dengan pengalaman telah mendapatkan pelatihan/kursus pada 3 jenis soft skill 1.      Mengembangkan soft skill mahasiswa dalam bidang desain grafis, creative writing, dan produksi film lewat mata kuliah pilihan.

2.      Menyelenggarakan workshop, seminar, pelatihan, studium general yang relevan dengan kompetensi utama dan pendukung mahasiswa/alumni.

3.      Memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang berprestasi non akademik, seni, dan olahraga.

Tercapai.

Pada 2013 ditayangkan mata kuliah desain grafis, creative writing, dan produksi film sebagai mata kuliah pilihan, Setiap tahun paling tidak ada 4 kegiatan (workshop/seminar/studium generale) prodi; ada kursus bahasa Arab, bahasa Jerman, dan desain grafis yang diselenggarakan oleh dosen di Laboratorium dan Pusat Kajian BKI, dan dikembangkan lebih intensif oleh komunitas-komunitas yang dibentuk oleh HMJ BKI; ada penghargaan berkala dan insidental bagi mahasiswa dengan IP 4.00 dan peraih prestasi akademik/non akademik lain baik secara institusional oleh secara individual oleh dosen Prodi BKI/dosen IAIN SMH Banten lainnya.

50% mahasiswa Prodi BKI lulus di semester 8 atau 4 tahun. 1.      Menyusun penyebaran mata kuliah yang memungkinkan kukerta dilaksanakan pada semester 7.

2.      Mendorong mahasiswa untuk mengajukan proposal skripsi pada semester 7.

3.      Memasukkan mk Seminar Proposal Skripsi pada semester 6 pada 2014.

4.      Memonitor dan mengevaluasi bimbingan akademik dan bimbingan skripsi.

Tidak tercapai pada 2013-2016, tapi ada tren peningkatan, dan diharapkan dapat tercapai pada 2017.

Rata-rata rentang waktu studi mahasiswa Prodi BKI adalah 4 tahun 3 bulan. Tren peningkatan kelulusan tepat waktu mahasiswa Prodi BKI sebagai berikut:

Tahun 2013: 0% (0/17 mahasiswa Angkatan 2009)

Tahun 2014: 5% (1 dari 17 mahasiswa Angkatan 2010)

Tahun 2015: 11% (9 dari 81 mahasiswa Angkatan 2011)

Tahun 2016: 15% (16 dari 103 mahasiswa Angkatan 2012)

75% alumni terserap dunia kerja 6-12 bulan setelah kelulusan. 1.      Mengupayakan PPL sebagai ajang mengenalkan mahasiswa Prodi BKI kepada users.

2.      Mendorong mahasiswa untuk magang atau bekerja sebagai honorer ketika aktif kuliah.

Tercapai, melebihi target.

Rata-rata waktu tunggu alumni 2013, 2014, 2015 3 bulan

50% alumni terserap pada profesi yang sesuai dengan profil utama alumni. 1.      Berbagi informasi peluang kerja.

2.      Membentuk forum ikatan alumni sebagai wadah untuk berbagi informasi dan membangun jejaring kerja.

Tercapai.

Persentase lulusan yang bekerja sesuai dengan keahlian:[1] 42/54 = 78%, dengan catatan penyerapan alumni pada profil alternatif (konselor pendidikan/guru bk lebih besar daripada pada profil utama (konselor sosial) sebagai berikut:

·         Alumni 2013

4/8 (50%) bekerja sesuai profil alternatif (konselor dan guru BK); 4/8 (50%) bekerja tidak sesuai profil (pegawai bank atau staf administrasi perusahaan).

·         Alumni 2014

9/12 (75%) bekerja sesuai profil alternatif (konselor dan guru BK); 3/12 (25%) bekerja tidak sesuai profil

·         Alumni 2015

43/47 (92%) bekerja sesuai profil alternatif (konselor dan guru BK); 4/47 (8%) bekerja tidak sesuai profil

2 50% dosen menghasilkan minimal satu laporan hasil penelitian atau publikasi ilmiah per tahun. 1.      Mendorong dosen untuk mengajukan proposal penelitian ke LP2M IAIN SMH Banten Tercapai

Dalam tiga tahun terakhir 40% dosen melakukan penelitian ilmiah yang dibiayai LP2M IAIN SMH Banten

 

10% mahasiswa menghasilkan tulisan populer ilmiah/fiksi/non fiksi/rangkuman tugas akhir (skripsi) yang dipublikasi di jurnal/koran/buku 1.      Memasukkan mata kuliah Creative Writing sebagai MK pilihan

2.      Mengembangkan iklim akademik yang kondusif bagi antara dosen, mahasiswa, dan alumni di luar kelas.

a.    Diskusi komunitas mahasiswa Prodi BKI.

b.    Workshop/seminar/diskusi kerjasama IKABKI dengan HMJ dan Prodi BKI.

3.      Mempublikasi rangkuman skripsi di Jurnal al-Shifa.

Tercapai

1.      Mahasiswa Prodi BKI aktif menulis di koran lokal dan buku kumpulan cerpen/puisi.

2.      Mahasiswa Prodi BKI aktif mengikuti lomba-lomba penulisan populer baik lokal maupun nasional.

3.      Skripsi terbaik dipublikasi di Jurnal al-Shifa.

Terdokumentasinya satu kompilasi tugas perkuliahan per semester dan terbitnya satu buku kompilasi terbaik dari tugas perkuliahan tersebut. 1.    Mendorong mahasiswa dan dosen untuk mendokumentasi tugas kuliah.

2.    Mempublikasi kumpulan tugas mata kuliah mahasiswa terbaik dalam bentuk buku.

Tercapai

Buku berjudul Dari Aktivis Mahasiswa Ke Pelacur telah dipublikasi dalam bentuk buku dan dibedah dalam workshop “Konseling Sosial” oleh Pusat Kajian BKI.

3 100% dosen menghasilkan satu laporan hasil pengabdian pada masyarakat per tahun 1.      Mengajukan proposal pengabdian pada masyarakat berbasis prodi kepada LP2M.

2.      Mendorong dosen untuk menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan dana mandiri

Dosen-dosen Prodi BKI aktif melakukan PPM mandiri pada lembaga sosial keagamaan di wilayah Provinsi Banten yang terpantau oleh FUDA.
Terselenggaranya satu kegiatan pengabdian pada masyarakat per semester kolaborasi dosen, mahasiswa, dan alumni. Menyelenggarakan program-program pengabdian masyarakat dalam bentuk kerja sama yang saling menguntungkan dengan stakeholder dan lembaga-lembaga terkait baik pemerintah maupun swasta. Tercapai.

Dalam tiga tahun terakhir, Prodi BKI telah melakukan PPM yang kepanitiaannya dikelola oleh Prodi dengan melibatkan mahasiswa maupun dikelola oleh mahasiswa secara mandiri dan melibatkan dosen sebagai pengarah.

4 Terjalinnya kerja sama dengan lembaga-lembaga penyelenggara layanan bimbingan, penyuluhan, dan konseling. 1.      Audiensi dan dialog

2.      Memanfaatkan jaringan alumni.

Tercapai

Sejak 2012-2016, Prodi BKI telah menyelenggarakan Praktikum Profesi Lapangan (PPL) di 21 lokasi yang menyelenggarakan layanan BKI baik pemerintah (di bawah Kanwil Kemenkumham, Dinas Sosial, Kanwil Kemenag), maupun swasta; serta lembaga lainnya untuk kegiatan lain.

Terserapnya alumni Prodi BKI oleh lembaga yang telah bekerja sama dengan Prodi BKI Mempererat jalinan kerja sama. Tercapai

Pada 2016, RS Sari Asih Kota Serang menerima alumni Prodi BKI sebagai Pembimbing Rohani.

No. Sasaran 2017-2022 Program Strategis Pencapaian
1 Kurikulum Prodi BKI kompatibel dengan standar kompetensi konselor nasional. 1.      Menyusun pedoman magang KKNI

2.      Mengundang penguji ahli eksternal untuk menilai kurikulum KKNI dan pedoman-pedoman akademik, di Prodi BKI.

Pada 2016, Sekretaris Prodi BKI mengikuti temu kolegial Prodi Penyelenggara BKI/BPI/BK se-Indonesia dan terpilih menjadi Koordinator Grup WA Pengelola Prodi BKI/BPI.
75% mahasiswa Prodi BKI lulus dengan rentang waktu studi kurang dari 4 tahun 1.    Meningkatkan kualitas bimbingan akademik.

2.    Sosialisasi judul skripsi, tingkat kelulusan mahasiswa dari tahun ke tahun.

Sampai 2016, rata-rata rentang waktu studi mahasiswa BKI adalah 4 tahun 3 bulan.
100% mahasiswa lulus dengan IPK minimal 3.00 Intensifikasi bimbingan akademik bagi mahasiswa yang IPK sementaranya kurang dari 3.00 Hanya satu (1) dari 86 alumni Prodi BKI sampai dengan periode sidang skripsi Maret 2016 yang meraih IPK di bawah 3.00.
50% mahasiswa lulus dengan predikat cumlaude Meningkatkan reward bagi mahasiswa dengan IPK sementara di atas 3.5 pada setiap semester  
75% alumni terserap dunia kerja 0-6 bulan setelah kelulusan. 1.      Menyelenggarakan job fair di Prodi BKI; Membangun jaringan kerja yang kuat lewat IKABKI.

2.      Mengundang alumni yang telah mendirikan lembaga layanan bimbingan, penyuluhan, dan konseling mandiri untuk berbagi pengalaman.

 
75% mahasiswa Prodi BKI lulus di semester 8. Menyelenggarakan workshop metodologi penelitian BKI.  
50% alumni terserap pada profesi yang sesuai dengan profil utama alumni. Meningkatkan kerjasama dengan lembaga penyelenggara bimbingan konseling setting sosial.  
100% dosen Prodi BKI terlibat dalam penelitian dan 50% di antaranya terlibat dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh Kemenag Pusat seperti ARFI, AICIS, dan POSFI. 1.    Optimalisasi peran Pusat Kajian BKI dalam diskusi tentang tema-tema aktual dalam BKI sebagai bahan proposal penelitian.

2.    Sharing pengalaman beberapa dosen yang sudah melakukan penelitian dengan dana hibah nasional atau internasional.

50% dosen menjadi narasumber tingkat nasional dalam kegiatan seminar, workshop, simposium, pelatihan, dsb. 1.      Mengirim hasil karya dosen ke rekan sejawat di prodi BKI/BPI/BK di perguruan tinggi lain.

2.      Meningkatkan pengiriman proposal/abstrak/artikel pada setiap kesempatan call for papers.

 
3 Memperbaiki mutu kegiatan Pengabdian Masyarakat dan menguatkan perannya dalam mengembangkan kompetensi utama alumni 1.      Bekerja sama dengan alumni yang telah mendirikan/bekerja pada lembaga layanan bk untuk observasi/praktikum mata kuliah/dan praktikum profesi mahasiswa aktif.

2.      Membuat desa/panti asuhan yatim/panti jompo/rumah singgah sebagai laboratorium nyata bagi mahasiswa.

 
4 Memperbanyak jenis kerjasama dengan lembaga-lembaga yang sudah menjalin kerjasama dengan Prodi BKI. Presentasi laporan akhir hasil PPL mahasiswa dihadiri stakeholders internal dan eksternal.  

 

[1] Sampai dengan tahun 2015, Prodi BKI menganggap guru BK sebagai termasuk profil utama alumni Prodi BKI. Pada tahun 2014, di dalam KKNI, Tapi, dengan terbitnya PMA No. 33 Tahun 2016 yang semakin

Penulis: bkiiainbanten

Ini adalah blog tidak resmi dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Dakwah Dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s