BKI FUDA IAIN SMH BANTEN

RPS Filsafat Tasawuf

Tinggalkan komentar

Institut : Institut Agama Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Fakultas : Ushuluddin Dakwah dan Adab
Program Studi : Bimbingan dan Konseling Islam (BKI)

 

Mata Kuliah : Filsafat Tasawuf
Bobot/Sks : 2 Sks
Kode Mata Kuliah :  
Sifat : Mata kuliah Konseptual
Pra-Syarat :  
Semester : Ganjil, 2016-2017
Periode Kuliah : AgustusDesember 2016
Jumlah Pertemuan tatap muka : 16 Kali, @ 150 Menit
Jadwal Kuliah : Senin
Ruang :  
Dosen Pengampu : Agus Ali Dzawafie, M. Fil.I

 

 

  1. TUJUAN

Melalui mata kuliah ini diharapkan mahasiswa mampu memahami isi materi akhlak, ilmu tasawuf, dan terapi sufistik.

 

  1. DESKRIPSI

Mata kuliah Konseling Keluarga ini membahas tentang: 1) Pengetahuan spiritual, hikmah,ilham; 2) Penyingkapan makna batin dan rahasia ketuhanan dan akhirnya kebenaran (hakikat); 3) Pengethuan itu hanya diperoleh  dengan tazkiyat al-nafs. Tak ada tasawuf yang bersandar kepada pengetahuan tanpa amal; 4) Tak ada kehidupan saleh dan zuhud yang tak mencapai hikmah, yang menjadi tasawuf  kedudukan filsafat tasawuf dengan ilmu tasawuf dapat dinalogikan dengan kedudukan ushul fiqh

 

dengan fiqh.

 

  1. CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI (PROGRAM LEARNING OUTCOME)
  2. Mampu memahami materi akhlak
  3. Mampu memahami ilmu tasawuf
  4. Mampu memahami terapi sufistik

 

  1. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (COURSES LEARNING OUTCOME)
  2. Mampu menjelaskan spiritual
  3. Mampu mendeskripsikan definisi hikmah, ilham
  4. Mampu menjelaskan penyingkapan makna batin dan rahasia ketuhanan
  5. Mampu menjelaskan bahwa pengetahuan itu hanya bisa diperoleh dengan tazkiyat al-nafs
  6. Mampu menjelaskan tak ada tasawuf yang bersandar kepada pengetahuan tanpa amal
  7. Mampu menjelaskan tak ada kehidupan saleh dan zuhud yang tak mencapi hikmah
  8. Mampu menjelaskan kedudukan ilmu tasawuf
  9. Mampu menjelaskan analogi ilmu tasawuf dengan kedudukan ushul fiqh dengan fiqh

 

  1. BAHAN/SUBSTANSI KAJIAN
  2. Urgensi filsafat tasawuf
  3. Definisi akhlak, ilmu tasawuf, dan terapi sufistik
  4. Definisi spiritual, hikmah, ilham
  5. Menjelaskan tentang penyingkapan makna batin dan rahasia ketuhanan
  6. Pengetahuan itu hanya diperoleh dengan tazkiyat al-nafs
  7. Tidak ada tasawuf yang bersandar pada pengetahuan tanpa amal
  8. Tidak ada kehidupan zuhud dan saleh yang mencapai hikmah
  9. Kedudukan tasawuf dan ilmu tasawuf
  10. Ilmu tasawuf dianalogikan dengan kedudukan ushul fiqh dengan fiqh

 

  1. STRATEGI (KEGIATAN PEMBELAJARAN)

Pembelajaran akan dilakukan dengan strategi active learning dan praktikum teori. Dosen akan mendorong dan memfasilitasi mahasiswa untuk  aktif mencari dan menemukan berbagai konsep yang harus dikuasai. Untuk memenuhi kondisi tersebut, ada 4 kegiatan utama yang akan dilaksanakan dalam perkuliahan:

  1. Presentasi (penyajian) materi oleh dosen. Dosen mempresentasikan materi di 2 kali pertemuan pertama. Materi yang dipresentasikan adalah kontrak kuliah, garis besar keseluruhan konsep/materi yang akan dipelajari dalam satu semester. Pembagian tugas (individu dan kelompok) juga diinformasikan dan disepakati pada pertemuan ke-1 sampai dengan ke-2.. Pada setiap diskusi kelas dosen juga mempunyai kewajiban untuk menyajikan paparan sebagai klarifikasi dan sekaligus penguatan terhadap konsep/materi yang dibahas dalam diskusi kelas.
  2. Mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok mempresentasikan materi perkuliahan sesuai dengan tema yang sudah dirancang.
  3. Diskusi kelas. Setiap mahasiswa mendapat kesempatan untuk aktif dalam diskusi kelas.

 

  1. TAGIHAN

Tugas (sebagai tagihan) yang harus dikerjakan dan diserahkan oleh mahasiswa, selama mengikuti perkuliahan, yaitu:

Membuat Makalah Sesuai dengan Tema. Sesuai dengan kelompok yang sudah dibentuk dan materi yang sudah dibagi, masing-masing kelompok membuat materi dalam bentuk PPT, kemudian dipresentasikan di kelas.

  1. PENILAIAN

Aspek-aspek yang akan dinilai untuk menentukan nilai akhir dalam perkuliahan adalah:

  1. Tugas presentasi                         30%
  2. Ujian tengah semester             20%
  3. Ujian akhir semester            40%
  4. Kehadiran             10%

 

  1. PERATURAN (TATA TERTIB)
  2. Mahasiswa hadir dalam perkuliahan tatap muka minimal 75% dari jumlah pertemuan ideal. Setiap mahasiswa harus aktif dan partisipatif dalam perkuliahan.
  3. Dosen dan Mahasiswa tiba di kelas tepat waktu sesuai dengan waktu yang ditetapkan/disepakati.
  4. Ada pemberitahuan jika tidak hadir dalam perkuliahan tatap muka.
  5. Selama perkuliahan berlangsung, HP dalam posisi off atau silent.
  6. Setiap peserta selama mengikuti perkulihan berpakai sopan, rapi mencerminkan sikap dan jiwa seorang konselor
  7. Harus saling memberikan semangat dan motivasi kepada teman dan selalu memberikan masukan konstruktif
  8. Meminta izin (dengan cara mengangkat tangan) jika ingin berbicara, bertanya, menjawab, meninggalkan kelas atau keperluan lain.
  9. Saling menghargai dan tidak membuat kegaduhan/gangguan/kerusakan dalam kelas.
  10. Tidak boleh ada plagiat dan bentuk-bentuk pelanggaran norma lainnya.

 

  1. SUMBER (REFERENSI)
  2. Abu Nasr al-Sarraj, al-Luma’.
  3. Al-Kalabadhi, al-Ta’arruf li Madhab ‘ahl al-Tasawwuf.
  4. Jean-Louis Michon & Roger Gaetani (Ed), Sufism: Love and Wisdom.
  5. Annemarie Schimmel, Mystical Dimensions of Islam.
  6. Ali Ansari, Esoterics of The Sufi Way.
  7. Ibn Ajibah, Iqad al-Himam fi Sharih al-Hikam.

 

  1. SATUAN ACARA PERKULIAHAN

(Lihat di halaman berikut)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Pert.ke

(tgl.)

Capaian Pembelajaran Substansi Kajian

(materi)

Kegiatan

(Strategi/metode)

Indikator Alokasi waktu Sumber dan Media Tagihan/

Penilaian

1

Tgl……

Mahasiswa memahami sistem dan materi perkuliahan Kontrak dan orientasi perkuliahan:

membahas tujuan, materi, strategi, sumber dan evaluasi, tugas dan tagihan dalam perkuliahan.

 

Dosen menyajikan dan mendiskusikan kontrak kuliah (RPS) bersama mahasiswa.

RPS dishare kepada mahasiswa.

Membagi dan menyepakati tugas.

100’ ·   RPS.

·   Laptop, LCD

·   Literatur yang akan digunakan

2

Tgl……

Mahasiswa memahami pengertian filsafat tasawuf dan perbedaannya dengan tasawuf falsafi a.   Mahasiswa mampu memahami kajian filsafat tasawuf dan tasawuf falsafi.

b.   Mahasiswa mampu mendefinisikan filsafat tasawuf dan tasawuf falsafi.

c.   Mahasiswa mampu memahami hubungan antara filsafat dan hikmah.

·  Penyajian materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

 

100’ ·   Laptop, LCD

·   PPT

 

·   Bahan presentasi (PPT).

·   Membuat summary.

3

Tgl……

Mahasiswa mampu memahami nafsu dan tingkatannya. Mahasiswa mampu menjelaskan dan mengidentifikasi 7 macam nafsu

 

 

·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

 

100’ ·       Laptop, LCD

·       PPT

 

·   Bahan presentasi (PPT).

·   Membuat summary.

4

Tgl……

Mahasiswa memahami zikir dan lataif Identifikasi fungsi zikir dan macam-macam latai ·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

 

100’ ·       Laptop, LCD

·       PPT

 

 

·   Bahan presentasi (PPT).

·   Membuat summary.

5

Tgl……

Mahasiswa memahami uzlah dan rukunnya Mahasiswa mampu menjelaskan rukun uzlah dan masing-masing fungsinya ·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

 

100’ ·       Laptop, LCD

·       PPT

 

 

·   Bahan presentasi (PPT).

·   Parktek konseling.

6

Tgl……

Mahasiswa memahami kalbu, nafsu dan jiwa dalam psikologisufi Mahasiwa mampu membedakan dan mengidentifikasi the spirit , dan the soul dan the heart. ·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

 

150’ ·       Laptop, LCD

·       PPT

 

 

·   Bahan presentasi (PPT).

·   Paraktek konseling.

7

Tgl……

Mahasiswa memahami sistem pengetahuan filsafat Mahasiswa mampu memahami 3 sumber pengetahuan dalam aliran rasionalis, empiris, dan intuitif dan mampu mengidentifikasi posisi tasawuf diantara 3 sumber di atas. ·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

·  Praktek

 

150’ ·       Laptop, LCD

·       PPT

 

 

·   Bahan presentasi (PPT).

·   Praktek konseling.

 

8

Tgl…..

Ujian Tengah Semester

 

100’
9

Tgl……

Mahasiswa mampu memahami hubungan tasawuf dan psikologi Mahasiswa mampu memahami the meeting point of Matter & Meaning, The Concrette & The abstract , The unity of Man & His Components in the Haritage, The Mind, The Heart, The Spirit

 

·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

·  Praktek

 

100’ Mahasiswa dan masyarakat

 

Membuat laporan sederhana hasil observasi
10

Tgl……

Mahasiswa memahami doktrin dan metode sufi Mahasiswa mampu memahami perbedaan antara mistisime dan tasawuf ·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

·  Praktek

 

100’ Konselor dan konseli

 

Pedoman konseling
11

Tgl……

Mahasiswa memahami hakikat dan syariat dalam Islam Mahasiwa mampu memahami ajaran Islam dari dua aspek; syariat dan hakikat

 

·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

·  Praktek

150’ Konselor dan konseli

 

Pedoman konseling
12

Tgl……

Mahasiswa mampu memahami mursyid dan murid Mahasiswa mampu memahami hubungan mursyid dengan murid; persamaan dan perbedaan hubungan antara konselor dan konseli

 

·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

·  Praktek

 

100’ Konselor dan konseli

 

Pedoman konseling
13

Tgl……

Mahasiswa memahami tazkiyat al-nafs dan filosofinya Mahasiswa mampu mengidentifikasi contoh ayat al quran dan hadits tentang tazkiyat al-nafs ·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

·  Praktek

 

100’ ·       Laptop, LCD

 

Pedoman konseling dan solusi
14

Tgl……

Mahasiswa memahami perkembangan tasawuf di Indonesia a.   Mahasiswa mampu menjelaskan sejarah perkembangan tasawuf di Indonesia

b.   Mahasiswa mampu mengidentifikasi tokoh, ajaran, para sufi di Indonesia

·  Penyajian Materi

·  Diskusi kelas.

·  Penguatan.

·  Praktek

 

100’ ·       Laptop

 

Laporan praktek konseling
15

Tgl……

Mahasiswa menyadari kelebihan dan kekurangan proses pembelajaran yang telah dilakukan Mahasiswa mengevaluasi kompetensi yang telah dicapai melalui proses pembelajaran semester Latihan, diskusi, dan kesimpulan

 

100’ ·       Laptop, LCD

 

·   Evaluasi

·   saran

16

Tgl……

  Ujian Akhir Semester

 

100’

 

Serang, 15 Pebruari 2016

Dosen,

Agus Ali Dzawafie, M. Fil.I



 

Penulis: bkiiainbanten

Ini adalah blog tidak resmi dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Dakwah Dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s