BKI FUDA IAIN SMH BANTEN

Materi Ujian Komprehensif: Kompetensi Dasar

Tinggalkan komentar

MATERI UJIAN KOMPREHENSIF: KOMPETENSI DASAR

Ujian Komprehensif Kompetensi Dasar meliputi ujian untuk mata kuliah Metodologi Studi Islam, Ulumul Quran, dan Ulumul Hadis

 

Metodologi Studi Islam

Kelompok Mata Kuliah          : Kompetensi Dasar

Fakultas                                   : Semua Fakultas

Jurusan                                    : Semua Jurusan

Standar Kompetensi

Mahasiswa mampu memahami konsep dan pendekatan metodologi stusi Islam serta memiliki sikap apresiatif terhadap ilmu-ilmu ke-Islam-an.

Kompetensi Dasar

  1. Mahasiswa mampu memahami ruang lingkup metodologi studi Islam.
  2. Mahasiswa mampu menelaah tentang metode memahami tipe Islam.
  3. Mahasiswa mampu menelaah tentang metode memahami sumber ajaran Islam.
  4. Mahasiswa mampu menelaah tentang metode memahami ajaran Islam.
  5. Mahasiswa mampu menelaah tentang metode memahami pemikiran Islam.
  6. Mahasiswa mampu menelaah tentang metode memahami dunia Islam.
  7. Mahasiswa mampu memahami landasan-landasan penelitian agama.

Materi

  1. Pengertian Metodologi Studi Islam.
  2. Sejarah Metodologi Studi Islam.
  3. Objek kajian Metodologi Studi Islam.
  4. Berbagai pendekatan dalam Metodologi Studi Islam.
  5. Tujuan mempelajari Metodologi Studi Islam.
  6. Metode memahami Tuhan.
  7. Metode memahami alam.
  8. Metode memahami manusia.
  9. Metode memahami al-Quran.
  10. Metode memahami Sunnah.
  11. Metode memahami ijtihad.
  12. Metode memahami aqidah.
  13. Metode memahami syariah.
  14. Metode memahami akhlak.
  15. Metode memahami ilmu pengetahuan.
  16. Metode memahami Teologi Islam.
  17. Metode memahami Filsafat Islam.
  18. Metode memahami Fiqh Islam.
  19. Metode memahami Mistik Islam.
  20. Metode memahami Tafsir Islam.
  21. Metode memahami Sejarah Islam.
  22. Metode memahami Peradaban Islam.
  23. Metode memahami pembaruan Islam.
  24. Memahami desain penelitian agama.
  25. Memahami kedudukan penelitian agama.
  26. Memahami pendekatan penelitian.
  27. Memahami model penelitian agama.
  28. Memahami konstruksi teori pemikiran agama.

Sumber:

  1. Abudin Nata, Metodologi Studi Islam.
  2. Ato Mudhar, Metodologi Studi Islam.
  3. Atang Abdul Hakim, Metodologi Studi Islam.
  4. Abdul Rozak, Metodologi Studi Islam.
  5. Harus Nasution, Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspek.


 

Ulumul Quran

Kelompok Mata Kuliah          : Kompetensi Dasar

Fakultas                                   : Semua Fakultas

Jurusan                                    : Semua Jurusan

Standar Kompetensi

Mahasiswa mampu menguasai tata cara melaksanakan penelitian dan penafsiran al-Quran sebagaimana mahasiswa mampu menafsirkan al-Quran.

Kompetensi Dasar

  1. Mahasiswa mampu memahami pengertian Ulumul Quran, sejarah perkembangannya, ruang lingkup kajiannya, dan cabang-cabang pokok bahasannya.
  2. Mahasiswa mampu memahami sejarah turunnya al-Quran dan penulisannya di masa Nabi, Khulafa al-Rashidin, dan cara-cara pemeliharaannya.’
  3. Mahasiswa mampu memahami tentang rasam (ejaan) al-Quran dan pendapat para ulama tentang rasam serta hubungannya dengan qiraat.
  4. Mahasiswa mampu memahami tentang asbab al-nuzul, ungkapan, urgensi, dan kegunaannya.
  5. Mahasiswa mampu memahami munasabah al-quran, macam-macamnya, urgensinya, dan kegunaannya.
  6. Mahasiswa mampu memahami tentang pengertian ayat-ayat dan surah-surah Makkiyyah dan Madaniyyah, klasifikasi, ciri-ciri, dan keguanaan mempelajarinya.
  7. Mahasiswa mampu memahami tentang pengertian al-muhkan wa al-mutashabih serta sikap para ulama.
  8. Mahasiwa mampu memahami tentang fawatih al-suwar dan hikmah ayat-ayat muhkam dan mutashabih.
  9. Mahasiswa mampu memahami qiraat al-quran, latar belakang timbulnya perbedaan pendapat qiraat, dan urgensi mempelajarinya serta pengaruhnya terhadap istinbat hokum.
  10. Mahasiwa mampu memahami pengertian i’jaz, macam-macamnya, dan segi-segi kemukjizatan al-Quran.
  11. Mahasiswa mampu memahami tentang tafsir, takwil, tarjamah, dan perbedaannya.
  12. Mahasiswa mampu memahami dan membedakan tafsir bi al-ma’thur dan bi al-ra’y.

Materi

  1. Pengertian ulumul quran dan sejarah perkembangannya.
  2. Ruang lingkup pembahasan ulumul quran dan cabangnya.
  3. Pengertian al-Quran dan hikmah diturunkannya secara berangsur-angsur.
  4. Penulisan al-Quran di masa Nabi dan Khulafa al-Rashidin.
  5. Pengertian rasam.
  6. Pengertian asbab al-nuzul dan macam-macamnya.
  7. Pengertian munasabah al-Quran dan macamnya.
  8. Pengertian makkiyyah dan madaniyyah.
  9. Pengertian muhkah dan mutashabih.
  10. Pengertian fawatir al-suwar.
  11. Pengertian qiraat al-Quran
  12. Pengertian mukjizat.
  13. Pengertian tafsir.
  14. Pengertian tafsir bi al-ma’thur dan bi al-ra’y

Sumber

  1. Al-Zarkashi, al-Burhan fi ‘Ulum al-Qur’an.
  2. Al-Zarqani, Manahil al-‘Irfan.
  3. Masfuk Zuhdi, Ulumul Quran.
  4. Quraish Shihab, Membumikan al-Quran.
  5. Manna’ Qattan, Mabahith Fi ‘Ulum al-Qur’an.


 

Ulumul Hadis

Kelompok Mata Kuliah          : Kompetensi Dasar

Fakultas                                   : Semua Fakultas

Jurusan                                    : Semua Jurusan

Kompetensi Dasar

  1. Mahasiswa mampu memahami istilah hadis dan sinonimnya menurut para ulama, serta mampu mengetahui dan memahami struktur hadis.
  2. Mahasiwa mampu memahami kedudukan hadis sebagai sumber ajaran agama.
  3. Kemampuan memahami sejarah hadis pra kodifikasi yang meliputi masa Rasul, Sahabat, dan Tabiin.
  4. Mahasiswa mampu memahami sejarah kodifikasi hadis dan perkembangannya sejak abad II sampai sekarang.
  5. Mahasiswa mampu emmahami pengertian ilmu hadis, sejarah perkembangannya, serta cabang-cabangnya.
  6. Mahasiswa mampu menjelaskan macam-macam hadis berdasarkan tinjauan kuantitas dan kualitasnya.
  7. Mahasiswa mampu menjelaskan syarat-syarat kesahihan sebuah hadis.
  8. Mahasiswa mampu menjelaskan kedudukan hadis daif dan macam-macamnya.
  9. Mahasiswa mampu menjelaskan syarat-syarat yang harus dimiliki oleh perawi hadis dan jalan-jalan penerimaannya.
  10. Mahasiwa mampu menjelaskan kedudukan Ilmu Jarh wa Ta’dil dalam kajian hadis.
  11. Mahasiswa mampu menjelaskan keberadaan inkar al-Sunnah.

Materi

  1. Pengertian hadis, sunnah, khabar, athar secara bahasa dan istilah menurut muhaddithin, usuliyyin, dan fuqaha.
  2. Struktur hadis, sanad, matan, dan mukhrij.
  3. Hadis sebagai sumber ajaran Islam.
  4. Fungsi hadis terhadap al-Quran.
  5. Sejarah hadis pra kodifikasi.
  6. Kodifikasi hadis dan sejarah perkembangannya mulai abad II.
  7. Ulumul Hadis: pengertian, sejarah, perkembangan, cabang-cabangnya.
  8. Hadis dan macam-macamnya (sahih, hasan, daif).
  9. Syarat-syarat hadis sahih.
  10. Hadis daif dan macam-macamnya.
  11. Persyaratan perawi hadis dan proses transformasi.
  12. Ilmu Jarh wa Ta’dil.
  13. Inkar al-Sunnah.

Sumber

  1. Utang Ranuwijaya, Ilmu Hadits.
  2. Endang Soetari, Ilmu Hadis Kajian Riwayat dan Dirayah.
  3. Ajjaj al-Khatib, Ushul al-Hadits.
  4. Ajjaj al-Khatib, al-Sunnah Qabla al-Tadwin.
  5. Sohari, Ilmu Hadis.
  6. Hasbi Ash-Shiddieqi, Pengantar Ilmu Hadis.

Materi Ujian Komprehensif Kompetensi Dasar

Penulis: bkiiainbanten

Ini adalah blog tidak resmi dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Dakwah Dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s