BKI FUDA IAIN SMH BANTEN

Ruqyah Syar’iyyah: Sembuh Dengan al-Quran (Makalah Workshop PKBKI Bimbingan Rohani dan Terapi Qurani 2012)

1 Komentar

Pada hari Jumat-Sabtu, 23-24 Nopember 2012, Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling Islam (PKBKI) Jur. BKI Fak. Ushuluddin dan Dakwah IAIN “SMH” Banten mengadakan Workshop Terapi Qurani dan Bimbingan Rohani di Rumah Sakit. Berikut ini salah satu makalah yang dipresentasikan dalam kegiatan tersebut.

RUQYAH SYAR‘IYYAH: SEMBUH DENGAN AL-QURAN

Sumedi Abdul Latif, Lc., C.Ht.

Ruqyah dan KonselingApa itu Terapi Ruqyah

Ilmu dan seni penyembuhan, pembentengan dan perlawanan dari  penyakit fisik, psikis, gangguan jin, serangan sihir dan segala mara bahaya dengan mendayagunakan energi ruqyah (doa dari al-qur’an dan sunnah) yang dikembangkan dari tekhnik yang sudah dicontohkan rasulullah sholallahu ‘alaihi wassalam.

Dalil Al-Qur’an

“Kami turunkan dari Al-Qur’an ini, yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang mukmin.”(QS. Al Israa’:82)

“….Katakanlah Muhammad,”Bagi segenap orang-orang yang beriman Al-Qur’an menjadi petunjuk dan juga obat.”(QS.Fushshilat:44).

Dalil Hadits

A. Perbuatan Rosulullah  (Sunnah Fi’liyah)

Beliau bersabda, “Ibnu Abil ‘Ash?’ Aku menyahut, ‘Ya, wahai Rasulullah!’ Beliau bertanya, ‘Apa yang membuatmu datang ke mari?’ Aku menjawab, ‘Wahai Rasulullah aku mengalami suatu gangguan dalam shalatku, sehingga aku tidak tahu bacaan shalatku’. Rasulullah bersabda, ‘Itulah syetan, mendekatlah ke mari’. Maka aku pun mendekat kepadanya, dan aku duduk di atas kedua telapak kakiku. Beliau memukul dadaku dengan tangannya, dan meludahi mulutku seraya berkata, ‘Keluar! hai musuh Allah!’ Beliau mengulanginya tiga kali. (HR. Ibnu Majah, no. 3538).

Aisyah berkata, “Apabila Rasulullah merasa sakit, beliau membaca al-Mu’awwidzat (surat-surat perlindungan) lalu meniupkannya pada dirinya. Ketika sakit beliau makin gawat, maka akulah yang membaca untuknya, lalu kuusap beliau dengan tangannya sendiri untuk mengharap berkahnya.” (HR. Bukhari, no. 4629).

B. Sabda Rosulullah  (Sunnah Qouliyah)

Muslim telah meriwayatkan dari Anas ibn Malik bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperbolehkan ruqyah terhadap orang yang terkena sihir, racun, dan borok dirusuk.

C. Pembenaran Rosulullah  (Sunnah Taqririyah)

Abu Sa’id Al Khudry ra meruqyah pimpinan kaum yang terkena gigitan ular berbisa dengan membacakan Al Fatihah dan mengumpulkan ludahnya kemudian meludahkannya, hadiah sekelompok kambing dan disampaikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau menyambut :“Kenapa kamu tahu bahwa ia (al Fatihah) itu ruqyah ?” Kemudian beliau bersabda : “Sungguh kalian benar, buatkan untukku satu bagian bersama kalian !” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa.” (HR.Bukhari dan Muslim). Secara jelas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :“Fatihatul kitab obat untuk segala penyakit.” (HR.Ad Darimy)

 

Batasan Ruqyah Yang Dibolehkan

Tak mengapa dengan mantera – mantera (ruqyah)  selama tidak mengandung unsur syirik”.(HR. Muslim, dalam  sahihnya 11/202 no. 4079).

Maka syarat mutlaq ahli ruqyah adalah untuk memahami batasan – batasan kesyirikan yang telah ditetapkan oleh syari’at. Sebab di wilayah ini jebakan kesyirikan banyak sekali.

Bagaimana mungkin ia bisa selamat dari kesyirikan kalau tidak memahami batasan-batasannya.

Hakikat Kekuatan Ruqyah

Kemampuan melakukan usaha penyembuhan hingga menghasilkan daya kerja, kekuatan atau tenaga yang bersumber dari Al-Qur’an dan doa yang disyari’ahkan.

Energi Ruqyah berasal dari keberkahan dan mu’jizat bacaan ayat Suci Al-Qur’an dan Doa-doa Nabi Muhammad SAW.

Landasan Ilmiyah Terapi Ruqyah

  1. Terapi ruqyah secara singkat adalah terapi suara yaitu dengan membacakan ayat-ayat Al-qur’an pilihan atau do’a-do’a ma’tsur kepada si sakit melalui telinganya
  2. Bacaan ayat / do’a tersusun dari dua unsur:
  • Suara yang keluar dari si peruqyah
  • Isi kandungan dari ayat/do’a yang dibaca
  1. Suara bergerak di udara dengan kecepatan 340 meter per detik, getaran yang berasal dari tenggorokan dan menyebar melalui udara sampai mencapai telinga pendengaran, dan kemudian berpindah lewat telinga ke seluruh bagian tubuh. Mekanisme pendengaran pada manusia. Bahwa telinga memiliki keterkaitan dengan seluruh anggota tubuh, karena itu setiap  suara akan berpindah dan melintasi ke seluruh bagian tubuh dan mempengaruhinya
  2. Semua sel-sel tubuh dipengaruhi oleh frekuensi akustik  (suara)
  3. Telinga memiliki keterikatan dengan seluruh anggota , karena itulah  patut diberi tahu bahwa tubuh  selalu berpindah ke seluruh bagian tubuh dan memberikan pengaruh atasnya
  4. Setiap gelombang suara akan mempengaruhi sel. Sel tubuh selalu dipengaruhi oleh volume suara, dan memberikan tanggapan atas setiap suara dan mengubah cara getarannya, dengan kata lain suara akan melakukan perubahan mekanisme aksi, dan menjadi lebih tahan terhadap virus ketika dipengaruhi oleh adanya frekuensi tertentu
  5. Sejumlah peneliti selama lebih dari setengah abad melakukan uji coba terhadap dampak suara pada sel manusia yang sehat dan sakit, dan mereka menyimpulkan bahwa beberapa frekuensi suara dapat mempengaruhi sel-sel kanker lalu meledakkannya, dan pada saat yang sama memberikan pengaruh  pada  sel-sel sehat dan meningkatkan aktivitasnya! Sel Kanker diaktifkan oleh adanya suara tertentu

Suara Al-Quran Dapat Meningkatkan kekebalan  pada tubuh

Sistem kekebalan tubuh juga merupakan program, dan ketika virus masuk misalnya, maka mempengaruhi program ini dan menimpakan suatu cacat, ketika kita membaca ayat-ayat tertentu maka suara yang masuk ke dalam sel-sel tubuh melakukan reprograming sel kekebalan dengan informasi yang dibawa oleh suara Al-Quran, dan menjadi lebih mampu membedakan dan menghilangkan penyakit, Dengan demikian terjadilah penyembuhan

Semua sel-sel tubuh dipengaruhi oleh frekuensi akustik  (suara)

Gelombang suara yang akan memberikan pengaruh pada sel

Setiap gelombang suara akan mempengaruhi sel

Sel tubuh selalu dipengaruhi oleh volume suara, dan memberikan tanggapan atas setiap suara dan mengubah cara getarannya, dengan kata lain suara akan melakukan perubahan mekanisme aksi, dan menjadi lebih tahan terhadap virus ketika dipengaruhi oleh adanya frekuensi tertentu.

Percobaan ilmiah

Sejumlah peneliti selama lebih dari setengah abad melakukan uji coba terhadap dampak suara pada sel manusia yang sehat dan sakit, dan mereka menyimpulkan bahwa beberapa frekuensi suara dapat mempengaruhi sel-sel kanker lalu meledakkannya, dan pada saat yang sama memberikan pengaruh  pada  sel-sel sehat dan meningkatkan aktivitasnya!

Sel Kanker diaktifkan oleh adanya suara tertentu

Sel Kanker diaktifkan oleh adanya suara tertentu

Frekuensi suara mempengaruhi medan elektromagnetik sel

Sebuah gambaran nyata dari sebuah sel yang tercetak oleh kata-kata tertentu dan menyebabkan proliferasi ke medan elektromagnetik di sekitarnya, sehingga menjadi lebih aktif daripada sebelumnya!

Sel darah dipengaruhi oleh suara manusia dan mengubah medan elektromagnetik di sekitarnya, dan pada frekuensi tertentu akan mengaktifkan sel ini.

Bentuk Sel-sel darah saat difoto dengan menggunakan kamera Carlean, dan tampak lingkaran sesuai dengan bentuk suara disekitarnya.

Percobaan ini menunjukkan bahwa ketika kita mendengarkan satu perkataan (firman Allah) sel-sel darah memberikan kekebalan dan memberikan pengaruh dan ketika mendapatkan beberapa kata (ayat-ayat) tertentu maka akan  lebih banyak aktif dan tahan terhadap penyakit, dan telah dibuktikan bahwa suara pasien sendiri adalah yang paling  banyak memberikan pengaruh!

Beberapa informasi penyembuhan

Setiap ayat pada hakikatnya memiliki informasi penyembuhan spesifik pada penyakit tertentu, dan untuk menjamin pemindahan informasi ini ke berbagai sel-sel tubuh untuk menjadi perantara, dan media terbaik untuk itu adalah air, madu dan minyak zaitun, semuanya merupakan media yang diberkahi, sebagaimana Allah telah memberikan informasi khusus tentang penyembuhan, namun jika kita cari dengan suara Alquran, maka tingkat energi akan bertambah dan menyimpan informasi pemulihan lalu mentransfernya ke sel-sel tubuh, dan ini yang akan meningkatkan kemungkinan pemulihan, insya Allah.

Kristal air (beku) dipengaruhi oleh suara

Air memiliki kemampuan luar biasa untuk menyimpan suara dan mentransfernya ke sel-sel tubuh, dan kita ingat bahwa tubuh manusia mengandung 70 persen air! Jadi dengan membaca Al-Quran maka  akan meningkatkan energi air dan memberikan kemampuan untuk menyembuhkan, serta mampu mentransfer informasi yang dibawa oleh ayat-ayat Al Qur’an untuk setiap sel tubuh!

Bagaimana Penyakit  bisa Terjadi

Telah jelas bagi saya melalui penelitian yang panjang, dan mempelajari secara detail tentang ayat-ayat Al-Quran yang memiliki ragam yang bermacam-macam dan  banyak aspeknya pada satu penyakit!! Setiap sel Allah memberikan di dalamnya program yang selalu mengalir sepanjang hidupnya, dan program ini merupakan kumpulan informasi, dan ketika hadir berbagai informasi terhadap sel dari  luar melalui virus atau lainnya, program ini akan terpengaruh secara negatif atau positif, jadi adakah sesuatu yang terjadi terhadap program yang muncul pada kita dalam bentuk penyakit.

Faktor penyebab gangguan jin: Karena dikirim, karena masuk sendiri, karena diundang.

Bentuk mengundang jin bisa melalui benda – benda ( wafaq, isim, rajah, keris, benda pusaka, susuk, dsb), bisa juga melalui wirid /amalan (yang tidak sesuai petunjuk Rosul) seperti ; untuk kekebalan, asihan, pemurah rizki, dsb.

Gejala gangguan jin/sihir

A. Fisik

Pusing, leher berat/kaku, nyeri pada persendian tertentu, dada sesak/panas, sakit pada perut/ulu hati, gangguan sekitar rahim/prostat, sulit mendapat keturunan, gangguan sekitar ginjal, pandangan mata kabur, mendengkur/gigi beradu saat tidur, kebal/kuat fisik di atas rata-rata, dll.

B. Pikiran/jiwa

Mudah marah/tersinggung, bingung, sulit konsentrasi, mimpi menakutkan, merasa ada yang menindih saat tidur, suka mimpi ketemu seseorang, takut, gelisah, resah, minder, susah tidur/terlalu banyak tidur, malas untuk berbuat kebaikan, suka berprasangka buruk, merasa ada bisikan/melihat yang gaib, bisa menebak peristiwa yang akan terjadi.

C. Ibadah

Sering lupa jumlah rakaat shalat, ngantuk saat zikir/ikut mengaji, sulit bangun pagi (salat subuh), sering batal wudu, waswas saat wudu, malas ibadah, dorongan kuat bermaksiat.

D. Lain-lain

Sering gagal usaha, susah jodoh, tempat/pohon terasa angker, rumah banyak tikus atau dimasuki ular.

RISET KECERDASAN

IQ, EQ, PQ ada batasnya, tapi SQ kekuatan Tanpa batas

Kisah tiga orang yang terjebak dalam Gua (HR. Muslim)

KAPAN DATANGNYA JAWABAN DOA

Jika hati telah rela dengan takdir & tak kecewa dengan karunia Allah, maka biasanya pada saat seperti itulah datang jawaban do’a – do’a itu. (Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauzi)

Do’a tak ubahnya senjata. Senjata karena sabetannya dan bukan karena ketajamannya belaka. Jika suatu senjata benar-benar sempurna tanpa ada cacatnya, lengan yang memegangnya lengan kuat dan penghalangnya tidak ada, maka senjata itu efektif untuk mengalahkan musuh.

Jika salah satu 3 faktor diatas tidak terpenuhi, pengaruhnya juga akan menyusut. Jika do’anya tidak baik, yang berdo’anya tdk menyelaraskan hati & lisan saat do’a, atau ada penghalang pengabulan, maka pengaruh do’a itupun tidak akan tampak (Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauzi)

Do’a termasuk obat penawar yang paling berguna, karena do’a itu musuhnya musibah, yang dapat menolaknya, mencegah turunnya musibah dan menghilangkannya, atau minimal ia meringankan jika musibah itu benar-benar turun. Jadi do’a merupakan senjata orang mukmin.(Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauzi)

  • “Barangsiapa yang tidak dapat disembuhkan oleh al-Qur’an, berarti Allah tidak memberikan kesembuhan kepadanya. Dan barangsiapa yang tidak dicukupkan oleh al-Qur’an, maka Allah tidak memberikan kecukupan kepadanya”. (Ibnu Qoyyim, Zaadul Ma’aad).
  • Jika hati telah rela dengan takdir & tak kecewa dengan karunia Allah, maka biasanya pada saat seperti itulah datang jawaban do’a – do’a itu. (Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauzi)

Telah terbit buku berjudul The Healing Words: The Power of Prayer and Practice of Medicine oleh Larry Dossey,MD. Dia mengatakan, “Doa dan spiritualitas, terbukti dalam penelitian ilmiah, ternyata memiliki kekuatan yang sama besar dengan pengobatan dan pembedahan.”

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullahu berkata ; pengobatan seluruh penyakit dengan doa dan bersandar kepada Allah SWT adalah lebih manjur serta lebih bermanfaat daripada dengan obat-obatan. Pengaruh dan khasiatnya bagi tubuh pun lebih besar daripada pengaruh obat-obatan jasmani. Namun kemanjurannya hanyalah didapatkan dengan dua perkara: pertama dari sisi orang yang menderita sakit, yaitu lurus niat (tujuannya), kedua dari sisi orang yang mengobati, yaitu kekuatan bimbingan atau arahan dan kekuatan hatinya dengan takwa dan tawakkal. Wallahu a’lam (Fathul Bari 10/115).

Keberhasilan pengobatan bukan tercapainya tujuan (kesembuhan) tapi pada proses yaitu komitmen pada prinsip islam dan konsistensi kita menjalaninya. Kepada Allah kembali segala urusan

PEMBAGIAN FUNGSI AYAT DAN DOA RUQYAH

AYAT- AYAT AL-QUR’AN

  1. 1.                   Ayat ruqyah “Sapu Jagad “ dasar/umum/standar (ayat ini harus ada dalam setiap ruqyah baik untuk penyakit medis maupun non medis/ghoib juga pelengkap disemua tehnik ruqyah)

 

  • Al-fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al Falaq, An-Nas

Ayat-ayat lainnya adalah :” Surat Al Baqarah : 1-5, 102-103, 284-286. Al-Imran ayat (18-19 ), Al-A’Araf (ayat 54-56 ), Al-A’Araf (ayat 117-122 ), Yunus (ayat 81-82 ), Taha (ayat 69 ), Al-Mukminin (ayat 115-118 ), As-Shaffat (ayat 1-10 ), Al-Ahqaf (ayat 29-32 ), Ar-Rahman (: ayat 33-36 ), Al-Hasyr ( ayat 21-24 ), Al-Jin (ayat 1-9 )

  1. 2.                   Ayat Azab ( menyiksa, membakar, menghancurkan , membunuh jin)
  • Surat An Nisa’ : 56

‘Innalladziynakafaruw biaayaatinaa sawfanusliyhim naaroon kullamaa nadijat juluwduhum baddalnaahum juluwdan ghoyrohaa liyadzuw qul’adzaa ba ‘innallaha kaana’aziyzal hakiyma

     “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam naar. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisa’ [4]: 56)

  • Al-Ankabuut 57

Kullunafsin dzaa’iqotul mawt, tsumma ‘ilaynaa turja’uwn

Artinya :Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.

 

Ayat lainnya adalah : Al-Baqarah (ayat 206 ), An-Nisa’ (ayat 166-169 ), Al-Maidah (ayat 33-37 ), Al-Anfal (ayat 9-14 ), Al-Hijr (ayat 16-18 ), Al-Isra’ (ayat 110-111 ), Al-Anbiya’ (ayat 70 ), As-Saffat (ayat 1-10 ), Ad-Dukhan (ayat 43-50 ), Al-Jathiya (ayat 7-11 ), Al-Ahqaf (ayat 29-34 ), Ar-Rahman (ayat 32-44 ), Al-Haqqah (ayat 25-37 ), Al-Buruj (ayat 1-22 ), Al-A’la (ayat 1-19 ), Az-Zalzalah (ayat 1-8 ), An-Nasr (ayat 1-3 )

  1. 3.                   Ayat Pembatal sihir, ( melepas dan menawarkan kekuatan sihir)
  • Surat Yunus : 81 – 82

Falammaa  ‘alqow qoolamuwsaa maaji’tum bihisuhru, innnallaha sayubtiluh, ‘innallahalaa yuslihu ‘amalal mufsidin, wayuhiqqul haqqo bikaimaatihi wulaw karihal mujrimuwn.

“Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata kepada mereka : “Apa yang kamu lakukan itu adalah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidakbenarannya”. Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan. Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya).” (QS. Yunus [10]: 81-82)

Ayat lainnya adalah : Surat Al A’raf : 117-122, Surat Thaha : 69-70, Al-Furqan (ayat 32 ), Anbiya’ (ayat 70 ), An-Nur (ayat 39 ), Al-Isra’ (ayat 81 ), Fussilat ayat 42 ), Fatir ayat 10 ), Anbiya’ (ayat 18 ), Al-A’raf (ayat 18 ), Kahfi (: ayat 98 ), Taha (ayat 69 )

  1. Ayat Asy syifa, (khusus penyembuhan dan pemulihan)
  • Surat Al Isra’ ayat 82 :

Wanunazzilu minalqur’aani maahua syifaa’un warohmatun lilmu’miniyna

Artinya :“Dan kami turunkan Al Qur’an yang dia itu sebagai obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

  • Fushshilat ayat 44 :

Qul huwalilladziy na’aamanuw hudan wasyifaa’un

Artinya : “Katakanlah : Dia (Al Qur’an) bagi orang-orang yang beriman sebagai petunjuk dan obat”

Ayat lainnya : At-Taubah ( surah 9 : ayat 14-15 , Yunus ( surah 10 : ayat 57), An-Nahl ( surah 16 : ayat 67-69, Ash-Syu’ara ( surah 26 : ayat 75-80 )

  1. Ayat dan doa ruqyah khusus ( untuk berbagai keperluan/tehnik khusus)
  2. a.                   Ayat Pelempar (untuk membuang penyakit atau menargetkan energi ruqyah kesasaran  tertentu)

 

  • Al-anfaal ayat 17

Falam takhtuluwhum walaakinnallaha khotalahum, wamaaromayta ‘idzromayta walaakinnallaha romaa

Artinya : Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh  mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar.

  • Alfatihah ayat 6

       Ihdinas sirootol mustaqiym

Artinya : Tunjukilahkami jalan yang lurus

 

  1. b.                   Ayat Penghancur (membuka shied, menghancurkan kekuatan penyakit)

 

  • Al-Hasyr 21

Law’anzalnaa haadzal qur’aana ‘alaa jabalillaro’aiitahu,  khoosyi’ammutasoddi’ammin  khosy yatillah

Artinya : Kalau sekiranya kami turunkan Al-Quran Ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah.

    Ayat lainnya adalah : Al-waqiyah 56, fathir ayat 10, kahfi 98

 

  1. c.                    Ayat Penarik (penyakit, kotoran dan benda sihir, jin dll)

 

  • Almu’minuun 115

‘afahasibtum ‘annamaa kholaqnakum ‘abastan wa’annakum ‘ilaynaa laa turja’uwn

Artinya:  Maka apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?

 

  • Al-Baqarah 148:

Wallikullin wijhatun huwa muwalliyha fastabiqul khyroot, ‘aynamaa takuwnu ya’tibikumullahu jamiy’an, ‘innallaha ‘alaa kulli syay’in qodiyr

Artinya : Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  1. d.                   Ayat Pendinding (membentengi lokasi yg sudah disembuhkan, melindungi tubuh dll)
  • Surat Yasin ayat 9

Waja’alnaa mimbayni ‘aydiyhim saddan waminkholfihim saddan fa’aghsyaynaahum fahum laa yubsiruwn

Artinya : Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

Ayat lainnya : al-isra’ 45, al kahfi 94-95, al mu’minuun 100, al-furqaan 53, fushilat 5, al hadid 13

 

  1. e.                    Ayat Penakluk
  • An-Naml ayat 30-31

Innahu minsulaymaana wa’innahu bismillahirrohmanirrohiym, ‘alla ta’luw ‘alayyan wa’tuwni muslimiyn

Artinya : Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan Sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.

 

  1. Ayat Pukulan (digunakan ketika menepuk/ memukul tubuh pasien)
  • Al-Nahl 126 :

Wa’in ‘aaqobtum  fa’aaqibuu bimitsli maa ‘uuqibtumbihi

 Artinya : Dan jika kamu memberikan balasan, Maka balaslah dengan balasan yang sama dengan   siksaan yang ditimpakan kepadamu

  • As-Syuara 130

        Wa’idzaa bathosytum batosytum jabbariin

         Artinya : Dan apabila kamu menyiksa, Maka kamu menyiksa sebagai orang- orang kejam dan bengis.

  • Al-Anfaal 50 :

 walautaroo ‘izyatawa falladzii nakafaru malaaikatu yadribuu na wujuhahum wa’ad baarohum wadzuku ‘adzaabal hariiq

Artinya : Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar”

  1. g.                   Ayat Multiguna (tergantung niat)

DOA-DOA TUNTUNAN RASULULLAH

  1. 1.                   Doa meminta pertolongan dan kekuatan

حَسْبُنَااللهُ وَنِعْمَ الْوَ كِيْلُ،نِعْمَ الْمَوُلَىوَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Hasbunallah wani’mal wakiyl, nikmal maula wani’mannasiyr

“Cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik pemimpin, sebaik-baik pelindung, sebaik penolong.”

 

بِسْمِ اللهِ الَّذِ يْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْ ءٌ فِي ْالأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَا ءِ وَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ

Bismillahilladziy la yadhurru ma’asmihi syai’un fil’ardhi walaa fissama’i wahuwassamiy’ul ‘aliym

“Dengan  nama  Allah Yang  karena  bersama nama-Nya tidak ada sesuatu apapun dilangit atau di bumi mampu mendatangkan  bahaya, dan Dialah Maha Mendengar  lagi Maha Mengetahui.”

نَعُوْذُ بِكَلِمَا تِ اللهِ التَّا مَّا تِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Na’uwdzu bikalimaatillahit tammaati min syarrimaa kholaqo

“Kami berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang  sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan”.

 

  1. Doa syifa (untuk penyakit fisik, psikis, gangguan jin dan sihir)

نَسْأَلُ اللهَ اْلعَظِيْمَ رَبَّ اْلعَرْ شِ اْلعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكُمْ

Nas’alullahal ‘adziyma robbal ‘arsyil ‘adziymi ‘an yasyfiyakum

“Kami memohon kepada Allah yang Maha Agung, Pemilik  singgasana yang agung, semoga  Dia menyembuhkan  kamu sekalian.”

اَللَّهُمَّ أَذْهِبِ اْلبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اِشْفِ وَ أَنْتَ ا لشَّا فِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّشِفَا ؤُكَ شِفَاءًلاَ يُغَادِرُسَقَمًا

 

Allahumaa ‘adzhibil ba’sa robbannas, isyfi wa ‘antasyafiy laa syifaa’a ‘illa syifaa ‘uka syifaa’anlaa yughoodiru saqomaa

“Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh  manusia, sembuhkanlah ! Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan  kecuali kesembuhan dari-Mu,  sembuhkanlah dengan kesembuhan  sempurna tanpa meninggalkan  rasa sakit.”

 

بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ،نَعُوْذُ بِعِزَّةِاللهِ وَ قُدْ رَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا نَجِدُوَنُحَاذِرُ

 

Bismillahi (3x), na’uwdzu bi’izzatillahi waqudrotihi min syarrimaa najidu wa nuhaadziru

“Dengan nama Allah, dengan Nama Allah, dengan nama Allah, kami berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang kau hadapi dan kami hindari”.

  1. 3.                   Doa Penyiksa

اللَّهُمَّإِنَّانَجْعَلُكَفِينُحُوْرِهِمْوَنَعُوْذُبِكَمِنْشُرُوْرِهِمْ

Allahumma Inna Naj’aluka Fi Nuhurihim, Wa Na’udzubika min Syururihim

“Ya Allah, sesungguhnya aku menjadikan Engkau di leher mereka (agar kekuatan mereka tidak berdaya) dan aku berlindung dari keburukan mereka.“

Akhirnya, sembuh itu karena tiga hal. Allah rida, dengan sihir, dan istidraj dari Allah. Dua hal yang terakhir dilaknat oleh Allah.

Penulis: bkiiainbanten

Ini adalah blog tidak resmi dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Dakwah Dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

One thought on “Ruqyah Syar’iyyah: Sembuh Dengan al-Quran (Makalah Workshop PKBKI Bimbingan Rohani dan Terapi Qurani 2012)

  1. Assalammu alaikum Wr Wb.
    Saya tertarik dengan dengan penyembuhan dengan Al-Quran. Namun sebelumnya saya ingin bertanya. Apakah Al-Quran dapat mengobati orang tidak percaya diri ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s