BKI FUDA IAIN SMH BANTEN

Konseling Adalah Kewajiban Keagamaan

Tinggalkan komentar

Oleh: Ahmad Fadhil

Marwah Daud Ibrahim bercerita bahwa ada sebuah nasihat yang senilai ¼ Milyar Rupiah. Ivy Lee, penemu konsultan manajemen, sekita 60 tahun yang lalu, memberikan jasa konsultasi kepada Charles Schwab, Presiden Betlehem Steell. “Tuliskan apa yang harus Anda kerjakan besok, berikan nomor berdasarkan prioritas. Kerjakan nomor satu, lalu ikuti nomor dua, dan seterusnya,” kata Lee. Lee kemudian meminta Schwab mencoba teknik yang diberikan. Dan mengiriminya cek sesuai dengan manfaat teknik pembuatan daftar yang diberikan bagi sukses hidupnya. Dalam beberapa minggu, Lee menerima cek senilai $ 25.000 (setara Rp. 250 juta).[1]

Muhammad Husayn Murtada[2] mengutip perkataan Fatimah binti Muhammad saw dari kitab al-Mahajjah al-Bayda’ I/30 yang menerangkan pahala bagi ulama atas setiap jawabannya kepada penanya sebagai berikut:

رَوَى الْفَقِيْهُ الْمُتَأَلِّهُ الْمَعْرُوْفُ بِالْفَيِضِ الْكَاشَانِي أَنَّهُ حَضَرَتِ امْرَأَةٌ عِنْدَ فَاطِمَةَ الصِّدِّيْقَةِ فَقَالَتْ : إِنَّ لِيْ وَالِدَةً ضَعِيْفَةً وَقَدْ لَبِسَ عَلَيْهَا فِي أَمْرِ صَلَاتِهَا شَيْءٌ وَقَدْ بَعَثَتْنِي إِلَيْكِ أَسْأَلُكِ. فَأَجَابَتْهَا عَنْ ذَلِكَ فَثَنَّتْ فَأَجَابَتْ ثُمَّ ثَلَّثَتْ فَأَجَابَتْ ثُمَّ خَجَلَتْ مِنَ الْكَثْرَةِ وَقَالَتْ : لَا أَشُقُّ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ رَسُوْلِ اللهِ. قَالَتْ فَاطِمَةُ : هَاتِيْ سَلِيْ عَمَّا بَدَا لَكِ. أَرَأَيْتِ مَنِ اكْتَرَي يَوْمًا يَصْعَدُ إِلَى سَطْحٍ بِحَمْلٍ ثَقِيْلٍ وَكَرَاهُ مِائَةَ أَلْفِ دِيْنَارٍ، أَيَثْقَلُ عَلَيْهِ ذَلِكَ؟ فَقَالَتْ: لَا. فَقَالَتْ : أُكْرِيْتُ أَنَا لِكُِّل مَسْأَلَةٍ بِأَكْثَرَ مِنْ مِلْءِ مَا بَيْنَ الثَّرَى إِلَى الْعَرْشِ لُؤْلُؤًا فَأَحْرَى أَلَّا يَثْقَلُ عَلَيَّ. سَمِعْتُ أَبِي يَقُوْلُ : إِنَّ عُلَمَاءَ شِيْعَتِنَا يُحْشَرُوْنَ، فَيُخْلَعُ عَلَيْهِمْ مِنْ خُلَعِ الْكَرَامَاتِ عَلَى كَثْرَةِ عُلُوْمِهِمْ وَجِدِّهِمْ فِي إِرْشَادِ عِبَادِ اللهِ حَتَّى يُخْلَعَ عَلَى الْوَاحِدِ مِنْهُمْ أَلْفَ أَلْفِ حُلَّةٍ مِنْ نُوْرٍ، ….

 Al-Faqih al-Muta’allih yang terkenal dengan julukan al-Fayd al-Kashani meriwayatkan bahwa seseorang menemui Fatimah al-Siddiqah lalu berkata, “Aku mempunyai ibu yang sudah renta dan tidak mampu salat dengan benar. Dia mengutusku untuk bertanya kepadamu.” Fatimah menjawabnya. Dia bertanya untuk kedua kali. Fatimah menjawab lagi. Dia bertanya untuk ketiga kali. Fatimah menjawab lagi. Lalu, dia sungkan untuk bertanya lagi dan berkata, “Aku tidak mau memberatkanmu wahai Putri Rasulullah.” Fatimah menjawab, “Ayo, tanyalah. Bagaimana pendapatmu kalau seseorang disewa selama satu hari untuk membawa beban berat ke puncak gunung dan upahnya adalah sejuta dinar? Apakah itu terasa berat olehnya?” Wanita itu berkata, “Tidak.” Fatimah berkata, “Aku diberi upah permata sepenuh jarak antara bumi dengan langit untuk setiap pertanyaanmu. Maka, aku lebih pantas untuk tidak merasa keberatan. Aku mendengar ayahku berkata, ‘Ulama-ulama umatku akan dibangkitkan lalu dipakaikan jubah-jubah kemuliaan sebanding dengan banyaknya ilmu mereka dan keseriusan mereka membimbing hamba-hamba Allah sampai-sampai ada di antara mereka yang dipakaikan sejuta jubah dari cahaya.”

Dalam sebuah riwayat diterangkan bahwa setiap muslim memiliki kewajiban untuk memperhatikan urusan kaum Muslimin.

عن النبي الأكرم أنه قال: من أصبح لا يهتم بأمور المسلمين فليس منهم. ومن سمع رجلا ينادي: يا للمسلمين فلم يجبه فليس بمسلم.

كونا للظالم خصما وللمظلوم عونا

عن النبيي الأكرم أنه قال: من أصبح لا يهتم بأمور المسلمين فليس منهم. ومن سمع رجلا ينادي: يا للمسلمين فلم يجبه فليس بمسلم.

Hadith ini, yang dikutip oleh Muhammad Husayn Murtada dari al-Kafi II/163, menurutnya, pertama-tama menguatkan ikatan-ikatan kesatuan antar kaum muslimin karena hadith ini menetapkan perhatian terhadap sesama muslim, siapa pun muslim itu, meskipun dia berbeda dengan kita dalam beberapa pandangan usul maupun furu, adalah tanda keislaman yang sesungguhnya. Tapi, lebih dari itu, hadith ini mendorong untuk menolong dan membantu siapa pun yang terzalimi, tertindas, dan berkebutuhan, bagaimana pun corak pemikiran orang itu, selama orang itu meminta bantuan kepada kaum muslimin.

Murtada lalu mengutip firman Allah SWT dalam Surah al-Tawbah: 6, yaitu:

وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ

ِArtinya, “Jika seseorang di antara orang-orang musyrik meminta perlindungan kepadamu, maka berilah dia perlindungan.”

Lalu Murtada mengutip perkataan Imam Ali dari Nahj al-Balaghah h. 445 dalam wasiatnya kepada al-Hasan dan al-Husayn:

كُوْناَ لِلظَّالِمِ خَصْمًا وَلِلْمَظْلُوْمِ عَوْنًا

“Jadilah musuh bagi orang yang zalim dan penolong orang yang dizalimi.”

Orang yang zalim, walaupun seagama dengan kita, harus dimusuhi. Sedangkan orang yang dizalimi, walaupun tidak menganut agama kita, harus dibantu.[3]

Murtada mengatakan bahwa orang yang tidak bersungguh-sungguh dalam menolong sesama muslim adalah orang yang telah berkhianat kepada Allah. Dia mengutip perkataan Imam al-Sadiq:

اَيُّمَا رَجُلٍ مِنْ أَصْحَابِنَا اسْتَعَانَ بِهِ رَجُلٌ مِنْ إِخْوَانِهِ فِي حَاجَةٍ فَلَمْ يُبَالِغْ فِيْهَا بِكُلِّ جُهْدِهِ فَقَدْ خَانَ اللهَ وَرَسُوْلَهُ وَالْمُؤْمِنِيْنَ.[4]

“Siapa saja orangnya di antara sahabat-sahabat kami yang dimintai bantuan oleh saudaranya dalam suatu keperluan, lalu dia tidak berusaha memenuhi permintaan itu dengan sekuat tenaga, maka dia telah mengkhianati Allah, Rasul-Nya, dan kaum mukminin.”


[1] Marwah Daud Ibrahim, Mengelola Hidup Dan Merencanakan Masa Depan, Jakarta: MHMMD Production, cet. IV, September 2004, h. 153.

[2] Muhammad Husayn Murtada, al-‘Ilm al-Nafi‘ Li al-Fata al-Yafi‘, Beirut: Dar Jawwad al-A’immah, cet. I, 1429 H./2008 M., h. 192-193.

[3] Muhammad Husayn Murtada, al-‘Ilm al-Nafi‘ Li al-Fata al-Yafi‘, Beirut: Dar Jawwad al-A’immah, cet. I, 1429 H./2008 M., h. 53-54.

[4] Muhammad Husayn Murtada, al-‘Ilm al-Nafi‘ Li al-Fata al-Yafi‘, Beirut: Dar Jawwad al-A’immah, cet. I, 1429 H./2008 M., h. 319.

Penulis: bkiiainbanten

Ini adalah blog tidak resmi dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Dakwah Dan Adab IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s